RAM (Random Access Memory)

disadur dan ditranslate dari brosur MUSHKIN yang didapat saat pameran Indocomtech nov 2008 yang lalu

What is RAM?

RAM atau Random Access Memory adalah perangkat penting dalam system komputer, yang digunakan untuk menyimpan data dan informasi yang telah dipesan secara random/acak (tidak berurutan). Disebut volatile memory, karena informasi yang ada di RAM akan hilang ketika listrik yang mengaliri RAM mati. RAM bekerja sebagai penghubung antara prosesor dan harddisk untuk pertukaran data kedua komponen tersebut. RAM menyimpan sementara informasi yang sering diakses oleh prosesor, sehingga ketika prosesor/cpu membutuhkan informasi itu lagi, RAM dapat menyediakannya secara cepat. RAM dipilih sebagai penyimpan informasi sementara karena prosesor lebih cepat membaca data dari RAM daripada membaca data dari harddisk. Kesimpulannya, kapasitas RAM yang lebih besar akan mempercepat prosesor dalam mengakses file, aplikasi, informasi, dan data lainnya. SEMUA program komputer yang di jalankan (load) HARUS melalui RAM terlebih dahulu sebelum program tersebut dapat dipakai.

How RAM works?

Seperti yang telah disebutkan diatas, RAM bekerja secara RANDOM (tidak berurutan). Analoginya adalah bayangkan RAM seperti kumpulan baris dan kolom (array) yang sangat luas. (mirip spreadsheet di excel lah)

cara kerjanya:
1. CPU merequest data dan informasi yang dibutuhkan untuk di proses
2. RAM mencari lokasi data dan informasi yang dibutuhkan tersebut
3. RAM mengatur memory parameter agar menunjuk ke kolom dan baris dimana data dan informasi yang dicari itu berada
4. Memory parameter akan mengantar RAM ke lokasi yang telah ditunjuk itu
5. RAM mengambil data dan informasi tersebut
6. memory parameter akan membawa RAM kembali ke tempatnya semula
7. RAM memberi informasi dan data yang diperlukan ke CPU

Jika diperhatikan, ada 7 proses yang dibutuhkan disana, dan proses tersebut harus diselesaikan 1 per 1. Jadi proses ke2 akan dijalankan begitu proses pertama selesai, dan begitu seterusnya.

What determines RAM Performance?

Ada 2 hal yang menentukan kinerja dari RAM, yakni BANDWITH dan DELAY

BANDWITH
Memory bandwith adalah ukuran maksimum transfer rate dari memory.  Bandwith disini maksudnya adalah lebar jalur yang dipakai untuk mentransfer data. Semakin lebar jalurnya, maka data yang bisa dikirim semakin banyak.
Sebagai contoh: DDR2(Double Data Rate2) PC6400 disebut juga DDR2 800MHz. Karena memory tersebut berjalan di frekuensi 200Mhz dengan 4 operation per clock cycle untuk  DDR2 (effectife speednya 800Mhz (200Mhz x 4) dan transfer rate maksimumnya adalah 6400Mbps (6,4GBps)

LATENCIES (DELAY)
memory latency adalah waktu antara memory pertama kali merequest data hingga pesan request itu sampai. Intinya adalah waktu delay pada RAM Timing.
Semakin kecil suatu latency, maka semakin tinggi kecepatan pembacaan data, dan itu berarti performa memory semakin baik.

Didalam mencari performa RAM, antara bandwith dan latency tidak saling mempengaruhi.
Semakin tinggi bandwith, maka performa memory akan semakin tinggi
Semakin rendah latency, maka performa memory akan semakin tinggi

Jadi untuk mendapatkan performa terbaik, carilah memory dengan bandwith terbesar, namun memiliki latency terkecil

Kenyataannya dipasaran, kebanyakan produsen memory hanya mencantumkan bandwithnya saja (misal: DDR2 PC2 4200, DDR2 PC2 5300, DDR2 PC2 6400) tanpa mencantumkan latency-nya. Tentu saja memory yang memiliki latency rendah, harganya lebih mahal.

Memory Parameter

Memory parameter ada banyak, namun 4 parameter yang paling umum adalah

tCAS (Column Address Strobe)
jumlah clock cycle yang dibutuhkan untuk mengakses kolom dari data di SDRAM.
=> intinya terjadi delay antara waktu aktivasi baris dengan pembacaan di baris tsb

tRCD (RAS to CAS Delay)
jumlah clock cycle yang dibutuhkan antara Row Address Strobe (RAS) dengan Column Address Strobe (CAS)
=> singkatnya, waktu yang dibutuhkan untuk mengaktifkan suatu baris agar bisa dibaca/tulis

tRP (Row Precharge time)
Jumlah clock cycle yang dibutuhkan untuk menutup akses dari suatu baris memory yang telah diakses (precharge), dan kemudian membuka akses ke baris memory selanjutnya (active command) agar proses read/write di baris selanjutnya bisa dilakukan
=> singkatnya, waktu yang dibutuhkan untuk menutup suatu baris

tRAS (Row Access Strobe)
jumlah clock cycle yang dibutuhkan untuk masuk ke tahap precharge (akses baris baru) dari proses active state (untuk read/write). Simplenya, lama waktu antara aktivasi dan deaktivasi baris.

NB:
clock cycle yang disebutkan diatas adalah satuan dalam mengukur latency.

Contoh soal :
Ada RAM dengan latency 4-5-4-11. Hitung total latencynya?

jawab:
Total latencynya adalah 4+5+4+11= 24 clock cycle.

Why a realible and stable memory is required for stable system?

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, bahwa RAM menyimpan data dan informasi secara random.
Misalkan Jika suatu program membutuhkan RAM yang besar, berarti program itu melakukan banyak sekali proses baca dan tulis di RAM. Karena proses pembacaan dan penulisan data yang RANDOM, hal ini akan mengakibatkan RAM perlu waktu untuk mencari data yang diminta. Memory yang realibel dan stabil diperlukan dalam proses ini agar data yang random itu dapat disimpan dan diambil secara cepat dan akurat.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: