perbandingan singkat AspireOne A110 dengan EeePC 900 Linux version

Review kali ini memang kurang seimbang mengingat fitur-fitur di Acer AspireOne lebih tinggi dari pada di ASUS EeePC 900. Yang membuat saya membandingkannya adalah karena harganya yang tidak terpaut jauh. Sebenarnya rival sejati Acer AspireOne A110 adalah ASUS EeePC 901 yang juga memakai prosesor Atom.

Pertama, dari segi ukuran : Dari gambar diatas, terlihat bahwa Kedua netbook memiliki lebar yang sama. Yang membedakan adalah ukuran panjang. Acer AspireOne A110 lebih panjang dibandingkan dengan EeePC900. Mengenai tinggi, Asus EeePC sedikit lebih tinggi dibandingkan dengan Acer AspireOne A110.


Dengan begini dapat disimpulkan bahwa Asus EeePC lebih kecil


sudut engsel maksimal yang dimiliki keduanya tidaklah berbeda jauh


Perbandingan tebal layar. (Klo diperhatikan sekilas, tebelnya sama)

Keyboard layout. Tuts di AspireOne A110 lebih besar, namun karena ruang keyboardnya yang terlalu besar itu, bagian touch pad terpaksa harus dikecilkan.
Menurut saya pribadi, touchpad di ASUS EeePC lebih enak, karena lebih besar. Sedangkan keyboard lebih enak di AspireOne A110 karena lebih besar. Intinya yang besar emang enak.. hohoho…

Perbandingan layar :

Keduanya sama-sama memiliki layar 8,9″, hanya saja beda besar border/bingkai nya. Kemudian layar Acer AspireOne A110 lebih bagus karena sperti kaca, namun saat difoto, pantulannya blitz-nya jadi beda.
Sedangkan ASUS EeePC900 layarnya dop, sehingga pantulan sinarnya agak buyar.

Slot baterei berbeda. baterei ASUS EeePC900 bentuknya besar dan pendek, sedangkan baterei Acer AspireOne A110 panjang dan tipis. Dari segi kapasitas, Baterei Acer cukup mengecewakan, karena hanya 2400MaH. Sedangkan baterei EeePC900 5800MaH.

Perbedaan desain pembuangan panas dibagian bawah laptop.

ASUS EeePC900 memakai lubang-lubang kecil disekeliling laptop. Sedangkan Acer cukup banyak memfokuskan pembuangan udara ke bagian bawah, walau kenyataannya, bagian bawah itu tidak terasa panas ketika dipegang (kurang efektif). Meskipun begitu, saat dipakai bekerja di ruangan biasa, kedua laptop memiliki panas yang sama dan tidak terlihat/terasa perbedaan suhu yang berarti.

Perbandingan charger :

Charger Acer dimanufaktur oleh LIteOn. Outputnya 19V=1.58A.
Charger ASUS memiliki output 12V = 3A.

Hasil akhir setelah instal XP bajakan:

Tampilannya memang lebih bagus di Acer, akibat dari layar Acer yang seperti kaca.
Yang tersisa dari linux version adalah tuts windows masi bergambar rumah. hehehe…

Kesimpulan :

Masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan.

Acer AspireOne A110
+ memakai prosesor intel Atom 1,6Ghz dan chipset i945
+ layar cristalbright
+ keyboard besar
– Ruang penyimpanan data kecil (SSD 8GB)
– touchpad kecil dan tombol klik kurang enak posisinya (disamping touchpad)
– bentuk lebih besar dari ASUS EeePC

Asus EeePC900
+ Bentuk kecil
+ ruang penyimpanan lumayan besar buat SSD (20GB) -> meski kepisah 4GB + 16GB dan gak bisa disatuin.
+ touchpad besar dan responsif
+ Kapasitas baterei besar (5800MAh)
– Masih memakai intel Celeron 900Mhz (yg lebih lambat dari intel Atom) dan chipset masi i915\
– Layar masi dop (seperti LCD yg di rumah2)
– Tuts keyboard kecil dan perlu pembiasaan
– Harga cukup mahal untuk fitur seperti itu

Satu Balasan ke perbandingan singkat AspireOne A110 dengan EeePC 900 Linux version

  1. dhani mengatakan:

    kalau kamu buat sendiri ni review compare,artinya km bisa buat yang laen dong
    kayak laptop minimalis gitu….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: