review singkat ASUS EeePC 900 20GB Linux

Lagi2 dapet pinjaman sebuah mini laptop ASUS EeePC 900 buat di format dari Xandros linux menjadi WinXP bajakan.. (duh, WInXP laku bgt ya..). [Btw, kata yg punya nih EeePC dibeli dari singapore lho, jadi mgkn ada spek2nya yg sedikit berbeda.] Oh ya sekedar mereview kembali, EeePC ini adalah EeePC generasi kedua setelah pendahulunya seri 700. Perbedaan dengan EeePC700 adalah pada monitornya yang lebih besar (8,9″), resolusi yang meningkat (1024×600), kamera menjadi 1,3MP, dan ukuran SSD yang sedikit bertambah besar. Untuk detailnya, silakan cek di http://event.asus.com/eeepc/comparison/eeepc_comparison.htm

Langsung aja lihat kardusnya :


tampilan luar kardus biasa saja, namun setelah dibuka isinya, dapat ditemukan 2buku user guide, linux recovery disc, XP support disc [dapet driver xp lho meski EeePCnya linux version], softcase laptop, batere, dan charger.

Berikutnya adalah lihat bagian luar laptopnya:


Nice laptop dengan bentuk yg ramping, kecil dan minimalis.

jika diperhatikan lebih lanjut, sebenarnya tekstur bagian bawah EeePC900 ini cukup unik, karena tidak flat seperti laptop pada umumnya, hanya bagian dalamnya saja yg rata, kemudian bagian luarnya agak naik sedikit. Saya sendiri juga bingung kenapa bentuknya seperti itu..😕

Berikutnya buka layarnya,

Tampilan laptop ASUS EeePC 900 putih memang bagus, ditambah dengan layar 8,9″ menambah pas dalam melihat bentuknya. Layar yang digunakannya belum cristalbright alias masih dop (gak mantulin sinar). Buat membaca tulisan memang lebih enak layar seperti ini, namun buat nonton dan melihat gambar 3D, layar cristal bright yang seperti kaca mampu menampilkan warna lebih indah. Mengenai keyboard, susunannya agak sedikit aneh, dimana disebelah kiri tuts angka 1 gak ada tuts lagi.. (gak masalah sih, soalnya tuts itu jarang dipakai). Namun saat dites untuk mengetik, karena tuts yang cukup kecil dan ketidakterbiasaan memegang keyboard tersebut, setiap mau memijit huruf ‘a’, yang tertekan selalu tuts ‘s’. Yah, mungkin ini karena letak keyboard yang terlalu kecil sehingga kebiasaan saya memakai keyboard desktop gak sesuai. Mengenai touchpadnya cukup baik dan responsif, dan uniknya, untuk scroll kita perlu pk 2 jari. tombol click dan right click di bawah mudah dijangkau, hanya saja agak keras untuk menekannya.

Berikutnya baterei. Baterei laptop ini cukup besar (bentuk dan daya-nya). [7,2V; 5800mAh]

Berikutnya data harware yang digunakan :
-> CPUZ for EeePC 900

-> GPUZ for EeePC 900. Diketahui bahwa GPUnya masi intel 915G

Oh ya, sekedar informasi, meskipun HDDnya 20GB, tapi itu terdiri dari gabungan 2 buah SSD.
1. DRAM SSD 4GB (ASUS PHISON OB SSD)
2. Flash SSD 16GB (ASUS PHISON SSD)

Dari hasil pencarian saya di wikipedia, SSD ada 2 jenis yakni DRAM SSD dan Flash SSD. DRAM SSD menggunakan memory DRAM yang memiliki transfer rate yang cepat, namun data akan hilang jika tidak ada listrik, sedangkan flash SSD menggunakan flash ROM seperti yang ada pada flashdisk saat ini (data tidak akan hilang walau listrik mati). Tetapi kenyataannya data-data di DRAM SSD yang saya tes tidak hilang meskipun batere dicabut. Mungkin ASUS telah mengembangkan SSD untuk mengatasi hal tersebut.

Berikutnya karena terdiri dari 2 SSD, maka akan muncul 2 partisi yakni drive C (4GB) dan drive D(16GB). Kedua partisi ini TIDAK bisa digabungkan menjadi 1 partisi utuh 20GB, kecuali di RAID (tetapi ASUS EeePC gak ada fasilitas RAID. Jadi intinya tetep tidak bisa digabung..hihihi).
Pertama kepikiran buat install XP nya di partisi yg 16GB aja, jadi bisa lebih leluasa instal program. Tapi ada 2 hal yang merisaukan-ku, hingga akhirnya gak jadi install di SSD 16GB, yakni :
a. Flash SSD lebih lambat dari DRAM SSD, sehingga dikhawatirkan kemampuan (performance)nya akan melambat.
b. Flash SSD bersifat seperti flashdisk yang memiliki masa hidup sekitar 500.000 kali cycle (untuk write dan delete). Nah klo ini dijadiin system, pasti akan banyak banget kemungkinan write and delete files, yang akan memperpendek umur SSD 16GB nya.

Kesimpulan:
Laptop yang menarik perhatian dengan bentuk yang menawan dan warna putih yang cerah.
Kelebihan : kecil, ringan, kapasitas batere besar.
Kekurangan : SSD (Solid State Disk) terbagi 2 drive, prosesor masih intel Celeron.

2 Balasan ke review singkat ASUS EeePC 900 20GB Linux

  1. Addie Dipo mengatakan:

    Bagaimana jika dibandingkan dengan HP 2133 netbook?

  2. firefar mengatakan:

    wah, sayangnya aku gak ada sample HP2133, dan teman pun gak ada yg pakai..
    klo sekilas aku lihat sih, bentuknya paling keren dibandingkan rival-rivalnya, kemudian dia pk harddisk (bukan SSD) jadi mgkn agak berat (krn tambahan bobot harddik), trus keyboardnya juga lapang banget (kayanya sih enak buat ngetik tuh).
    Masalah nya paling di prosesor ama chipsetnya aja tuh yg pk VIA. VIA sih dulu terkenal dengan pembuat chipset-chipset komputer, tapi sekarang aku gak tahu lagi kabarnya..
    Yang pasti kemampuannya dibawah intel Atom.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: