new computer case

Seperti post sebelumnya, pada 27 juli 2008 yg lalu, aku membeli sebuah casing computer Full tower (thermaltake armor second) dgn ukuran 530 x 220 x 560 mm (H*W*D), seharga sejuta rupiah. (second aja sejuta, soalnya barunya itu 2,1jt ).

Nah, mungkin banyak teman2 yg bertanya, kenapa saya membeli casing kosong semahal dan sebesar itu?
1. Karena casing aku yang lama sudah terlalu sempit. ( Liat aja gambarnya, sim cool pada awalnya memang memadai, namun setelah nambah harddisk, ganti PSU yg kabelnya byk, ganti heatsink, dll tempatnya jadi sempit. Terutama sempit karena banyaknya kabel yang berseliweran. Oh ya, sim cool itu sendiri berukuran 430 x 190 x 480 mm (H*W*D) )

perbesar

Perbandingan casing simcool dengan Tt.Armor:

perbesar perbesar

2. Karena mendapat tawaran yang cukup murah. Harga 1jt untuk casing seperti itu menurut aku cukup murah, karena melihat harga barunya yg mahal dan barangnya yg masi bagus dan besar), hanya cacat cukup besar di side panel kanan.

perbesar

3. Kepuasan tersendiri karena gak semua orang punya casing seperti itu dan casing ini gak semua toko menjualnya.
{sedikit komentar: pernahkah Anda mendengar merk Thermaltake ?  Jika belum, saya bisa menganggapnya hal yg wajar, karena banyak teman saya yg kuliah di binus jurusan IT aja gak tahu merk itu.. bener2 payah dah anak binus. Thermaltake adalah perusahaan penyedia solusi cooling system asal taiwan. Merk ini menyediakan banyak komponen2 yang bagus dalam mendinginkan periferal computer. }

Yoo.. dimulai dari hari selasa, 29juli sore, aku dijemput pulang ke rumah untuk membawa tuh casing yg berat, AKhirnya malamnya sampai juga di rumah.


perbesar perbesar

setelah dibuka dari kardusnya :

Karena hari sudah larut malam, akhirnya perakitan direncanakan dilakukan besok.
Keesokan malamnya, operasi pemindahan pun dilakukan. Saat pemasangan, bisa dibilang hampir gak ada masalah yang berarti. Yang agak makan waktu paling saat masang PSU yg dipaksa berdiri dibelakang, trus harus mur tuh PSU. Setelah itu memasang HDD ke dalam tray khususnya, yang lagi-lagi perlu pake mur (gak screwless). sisanya bisa dibilang mudah. Bagian terakhir yang agak bikin aku lama adalah mengatur bagaimana kabel yg banyak agar tidak terlalu berseliweran di dalam casing (rapihin kabel).

akhirnya :

yah, meskipun uda pakai casing besar, tetapi masalah manajemen kabel yang semerawut memang sulit untuk diselesaikan.. hehehehe..
Absolutly, puas dengan casing yg berat dan luas ini.🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: