lama hidup

Dulu aku yakin bahwa aku bisa hidup hingga 80-an tahun. Alasannya karena kakek ku bisa hidup hingga 87 tahun, dan kemungkinan aku juga punya gen hidup lama. hahahahaha… Selain itu, pola hidupku juga tidak buruk (tidak merokok, tidak minum alkohol, gula darah normal, dll).

Teringat waktu aku sakit Demam berdarah di RS saat januari 2007, tiba2 ada seorang pendeta masuk menjenguk-ku. Aku tidak kenal dia, tetapi dia bilang dia ingin mendoakan aku yg sakit saat itu. Akhirnya aku di doakan dan aku berdoa agar aku bisa cepat sembuh. Ntah kenapa, setelah itu semangat hidup ku meningkat. Aku yakin bahwa aku tak akan mati saat usiaku 19 tahun (usia saat itu). Aku yakin Tuhan akan memberiku jalan agar aku bisa mengalahkan cobaan ini. Akhirnya beberapa hari kemudian, sampailah aku pada titik kritis, dimana trombosit di darahku turun hingga 29.000 (dari normalnya sekitar 150rb).  Di saat trombositku turun separah itu, aku tidak takut, dan tetap sangat yakin bahwa aku pasti akan tetap bisa hidup. Alasannya cuma satu, karena aku percaya Tuhan akan menolongku. Saat itu, mama ku sangat khawatir sekali dan sudah ketakutan kalau aku tidak mampu bertahan.. hahahaha….
Disini aku menyimpulkan bahwa jika keinginan hidup kita tinggi dan kuat, disertai kita percaya bahwa Tuhan terus menyertai kita, maka niscaya Tuhan pun akan memberi kita kesempatan untuk hidup.

Akhirnya setelah itu aku bisa kembali hidup normal. Tetapi setelah keluarnya aku dari RS, aku masi harus beristirahat cukup lama. Saat masa pemulihan itu, aku merasa hidup sangat membosankan. Hanya di rumah beristirahat tanpa melakukan apa-apa. Akhirnya saat itu aku mulai mencari apa sebenarnya arti dari hidup ini… Sempat aku berfikir, kenapa sih aku hidup? Apa ada artinya aku hidup di dunia ini? Sepertinya jika besok Tuhan memanggilku, aku juga sudah siap, karena tidak tahu apalagi yang sebenarnya harus kulakukan di dunia ini.  Ditambah lagi saat itu di indosiar ada dorama jepang 1liter of tears, yang dimana ada gadis yang ingin sekali hidup lama, karena ia tahu bahwa ia hanya dapat hidup hingga sekitar 20thn. Aku makin bingung dan merasa kenapa kita harus hidup berlama-lama di dunia ini. Apa yang mau kita lakukan di dunia ini, seandainya kita bisa hidup abadi???
Dengan penuh rasa pemikiran seperti itu, aku merasa tak ada gunanya aku hidup lama. Saat itu aku merasa, andaikan aku hidup sampai 20 tahun saja, aku sudah sangat bersyukur. Karena mau hidup lebih lama lagi juga tidak tahu untuk apa.

Akhirnya aku semakin mencari arti dan tujuan hidup sampai akhirnya aku tak bisa menemukannya.
Saat ini, aku hidup untuk menjalankan tujuan hidup. Karena tujuan hidup bukan untuk dicari, tetapi untuk dijalankan. Saat ini aku merasa jika aku bisa hidup hingga 60-an tahun saja sudah merupakan karunia besar dari Tuhan. Dan sekarang aku sedang memikirkan apa yang harus kuperbuat dalam menjalani sisa hidupku.

Manusia kadang merasa sangat ingin tahu. Ingin tahu sampai kapan hidup, bagiamana nasibnya, dll. Padahal itu semua mustahil bisa dketahui, karena Tuhan telah merahasiakan itu semua. Seandainya pun, jika Tuhan mau memberi tahu sampai kapan kita hidup dan bagaimana nasib kita, maka kita akan hidup dalam penuh rasa ketakutan yang hebat. Rasa takut akan mati dan takut akan nasib buruk yang akan menimpa. Jadi menurut saya, hidup dengan apa adanya sesuai dengan perintah Tuhan adalah hal terbaik yang bisa kita lakukan dalam hidup ini.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: