VAIO VGN-CR35G/T (review)

Spesifikasi :
  • Intel Core2Duo T8100 (2,1Ghz) [penryn 45nm FSB 800 Mhz]
  • Memory 2 x 1024MB DDR2 PC5300 (manufactur by Hyundai Electronics)
  • HardDisk 200GB (manufactur by Toshiba) [MK2546GSX_200 ATA]
  • DVD±RW/±R DL/RAM Drive (manufactur by Matshita)
  • VGA ATI Mobility Radeon™ X2300 128MB (dgn share memory up to 768MB)
  • 14.1″ wide(WXGA:1280×800)TFTColour display (Clear Bright LCD Lite)
  • 3x USB 2.0 (1 di kanan dan 2 di kiri)
  • 1x Firewire 400 (IEEE 1394)
  • 1x Network (RJ-45)Connector
  • 1x S Video Out Connector
  • 1x VGA out (Analogue RGB, mini D-sub 15pin x 1)
  • 1x Memory Stick reader dan 1x SD/MMC reader (totalnya ada 2 slot card reader)
  • 1x modem V.92 and V.90 Compliant
  • 1x ExpressCard™/34 x1
  • 1x headphone jack dan 1x microphone jack
  • Intel® Wireless WiFi Link 4965AGN
  • Bluetooth 2.0 (manufacture by Broadcom)
  • Motion eye webcam (yang bisa ngezoom dan fokus ke muka kita with software ArcSoft Magic-I VIsual Effect )
  • Intel® High Definition Audio
  • Speaker laptop ada 2 di kiri dan kanan, dengan kualitas suara yang biasa aja (standar laptop)
  • Keyboard 82 keys dengan bentuk yang uniq
  • Baterei 4800MaH Sony ( VGP-BPS9/S Lithium-ion battery )
  • Windows Vista Home Premium
  • Berat laptop 2,5kg (included battery)

spek lebih lengkapnya cari aja di sini.

Build and design

VAIO memang terkenal dengan desainnya yang menarik dan eksklusif. Untuk seri CR35 ini tersedia 7 pilihan warna yang berbentara bagian da dan keren. Kebetulan aku ambil yang berwarna coklat dengan desain seperti kulit kadal (brown lizard). 6 warna lainnya hanya berdesain glossy dan polos. Hanya saja sambungan antara casing luar yang keren itu dengan bagian dalam laptop terasa bahwa sambungan nya kurang kokoh. Celah di sambungan casing dapat dicongkel pakai jari dengan mudah. Lalu jika sambungan itu ditekan, terdengar bunyi plastik yang tertekan. (Ini hanya pernilaian subjektif saya saja, pada kenyataannya jika kita pakai laptop itu dalam keseharian, kita tidak akan iseng2 mencongkel sambungan itu atau membukanya. Yang saya takutkan hanya jika laptop jatuh pas pada sambungan tersebut… )

samping kiritampak samping kanan

Sedikit kelebihannya dibanding merk lainnya adalah adanya tombol AV MODE di bagian atas keyboard yang berfungsi untuk masuk ke menu Audio Video. Menu AV ini bisa diakses tanpa masuk ke windows dan berguna untuk menonton DVD, melihat gambar, atau mendengarkan lagu. Kemudian dibagian bawah keyboard juga ada tombol untuk play, forward, backward, dan stop musik.

Jika diperhatikan, dibagian bawah keyboard (kiri touchpad), ada stiker yang bertuliskan kelebihan laptop ini (meskipun buat saya itu gak penting).
Pertama: play with music -> membanggakan kemampuan AVMode karena bisa menyalakan lagu tanpa masuk windows
Kedua: play with camera -> karena sudah ada webcam 1,3MP yg bisa digital zoom
Ketiga: Play with illumination -> cuma lampu led yang kedip secara smooth jika tombol ‘display off’ (tombol yg ada di kiri tombol power dan berguna untuk mematikan backlight LCD) ditekan, tapi sayangnya led ini gak bisa diatur untuk fungsi lainnya.

Layar yang dipakai berukuran 14″ glossy (seperti kaca) dengan resolusi 1280 x 800. Bingkai layar tidak terlalu lebar dan kualitas gambar yang dihasilkan memiliki contras yang cukup terang. Sudut tampilan layar dari sudut atas terlalu terang, dan jika dilihat dari bawah terlalu gelap,  (masalah umum seperti kebanyakan layar laptop lainnya :(  ), namun dari sisi samping bisa terlihat dengan baik.
Desain keyboard yang digunakan juga unik, dimana setiap tuts naik ke atas. Kelebihan keyboard model ini adalah lebih mudah dibersihkan. Sayangnya huruf / font pada setiap tuts, jika diperhatikan lebih mendalam, terlihat seperti terbuat dari sablon. Kemudian jumlah tuts dalam keyboard hanya 82 (tidak ada tombol home,end,pageup,pagedown yang berdiri sendiri) dan cukup menyulitkan untuk orang yang tidak terbiasa. Sedangkan untuk touchpad sudah baik dan sensitif, hanya saja tombol untuk left dan right click dibawah touchpad kurang empuk (agak keras) untuk ditekan.


(view large image )

Tata letak colokan di sisi keyboard cukup pas, dimana sebuah USB yang ada di sisi kanan bisa digunakan untuk mencolok mouse. CD-ROM, LAN dan card reader berada di sisi kanan. Sayangnya pada SD reader, tidak terdapat penutup cardnya sehingga debu dapat masuk dengan mudah kesana. Di sisi belakang hanya ada colokan untuk power AC, dan RJ11 untuk modem (yang dimana port RJ11 terletak disamping lubang udara panas laptop)

Performance

Laptop ini mendapat nilai Windows Experience Index sebesar 3,8.


( view large image )

Dengan memakai ATI X2300, performa yang didapatkan cukup lumayan dibandingkan dengan X3100 onboard intel. Salah satu kelemahan dari VGA ATI mobility X2300 ini adalah belum mendukung DirextX10, dan setelah saya cari di google ATI Mobility X2300 hanyalah pembaharuan dari ATI X1350. Namun untuk menjalankan program – program yang memakai DirectX 9, VGA ini masih memadai dan baik kerjanya.

Hasil tes VGA dengan 3dmark06:
tes-3dmark06 on cr35

Heat and noise

Dari sensor yang dibaca oleh software Notebook Hardware Control, ternyata sensor suhu CPU seperti kurang akurat, sehingga suhu pasti laptop sulit untuk diprediksi. Aliran udara menyedot udara dingin dari bawah, lalu dibuang ke kiri samping. Suara kipas tidak terlalu berisik dan masih terhitung tidak mengganggu. Bagian yang paling panas adalah bagian sebelah kiri atas keyboard, karena disanalah letak heatsinknya. Sedangakan bagian kanan keyboard adalah bagian yang paling dingin. Kebiasaan saya mengetik adalah saya menumpu tangan saya disebelah kiri dan kanan touch pad, dan bagian yang jadi tumpuan tangan saya itu berasa cukup hangat. Efeknya jika terlalu lama tangan bertumpu disana, bagian tangan yang jadi tumpuan berasa sedikit sakit.
Bagian terpanas berikutnya adalah charger-nya. Suhu kerja charger jika dipegang pk tangan, berasa sekitar 40-an ‘C .

Sedikit share, bagian bawah laptop yang bisa saya buka hanya bagian ini, sisanya masi tertempel stiker garansi.

back-cr35

Dari gambar di atas, panas tertinggi terletak di dekat fan, karena semua panas mengalir kesana untuk dibuang keluar. prosesor(CPU) dan graphic prosesor(GPU) letaknya bersebelahan dan itu menyumbang sumber panas kedua. sisanya panas berasal dari harddisk di bawah dan bagian-bagian kecil lainnya.

Software

Dengan operating system Windows Vista Home Premium, laptop ini bisa menampilkan efek Aero yang indah dari Windows Vista. Walaupun begitu, pada masa awal saya memakai Vista, saya cukup terganggu dengan banyaknya fitur yang berbeda dari WindowsXP dan masalah kompabilitas program yang buruk. Contohnya saja VB6 dan SQLServer2000 tidak berjalan optimal disana. Windows Vista membutuhkan penyesuaian dari kita agar kita dapat terbiasa menggunakannya.
Mengenai software yang didapat dari laptop ini, hasilnya cukup banyak, meskipun gak akan kita pakai semua. Kabanyakan software yang didapat berjudul VAIO …, semisal VAIO update, VAIO Media, VAIO Recovery, dll. (oh ya, VAIO tidak menyediakan manual book (buku dari kertas) tentang hardware dan software, karena ia memasukan manual book dalam bentuk pdf dan tinggal dibaca dari laptop). Adapun software-software yang telah dibundle disini adalah Adobe Premiere Element 4.0, Sonic Stage, Picasa2, Roxio, Intervideo WinDVD. Trus ada juga Norton Internet Security yang berlaku hanya 90 hari, dan Microsoft Office 2007 Trial yang berlaku 60 hari.

Kesimpulan

+ Notebook yang bagus untuk kerja dan main game ringan. (berperforma tinggi untuk kerja)
+ Desain laptop yang menarik. (sekedar share, temen sekelas saya di kampus pada kagum akan desain kulit kadal/ularnya) dan juga keyboardnya juga enak buat ngetik
+ Bergengsi tinggi jika sedang browsing di tempat-tempat umum
+ baterei yang bisa bertahan sekitar 3 jam dengan performa medium

– casing kurang kokoh
– panas di samping touchpad cukup mengganggu kalau mau mengetik dalam jangka waktu yang lama
– VGA ATI X2300 belum mendukung DirectX 10

3 Balasan ke VAIO VGN-CR35G/T (review)

  1. hade erawan mengatakan:

    tipe leptopnya serupa dengan yang saya miliki tapi tak sama karena yang saya punya tipenya vaio vgn-cr37gn/b aroma black. Buat saya ni leptop lebih cocok untuk esekutif muda. Modelnya bussines abis dan kalo buat di pake di tempat nongkrong…jujuryah …keren banget, soalnya tuh leptop selain simple designnya tapi juga tombol keypadnya sudah mengadopsi versi mac, ngak dempet kayak keypad pada umumya. Oh yah hrg ni leptop ngak mahal bngt cuman 5450 AED atau sekitar 13 jutaan kok.

  2. […] yang sampai saat ini masi saya pakai untuk mengerjakan tugas-tugas saya. Reviewnya bisa dilihat disini. Adapun setelah dipakai 1 tahun, belum ada tanda-tanda kerusakan yang parah. (hanya sedikit baret, […]

  3. udhie mengatakan:

    numpang nanya… boleh??
    hotkey untuk recovery Sony Vaio VGN-CR35G gimana?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: